1. Beribadah kepada Allah dengan membacanya.
2. Dipelajari isi dan kandungannya.
3. Diamalkan.
Adapun yang pertama [beribadah kepada Allah dengan membacanya] dalinya adalah dua hadits Nabi shallallahu’alaihiwasallam.
Hadits pertama
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ
عُثْمَانَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى قَال سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ
الْقُرَظِيَّ قَال سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
وَيُرْوَى هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ وَرَوَاهُ أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَفَعَهُ بَعْضُهُمْ وَوَقَفَهُ بَعْضُهُمْ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ سَمِعْت قُتَيْبَةَ يَقُولُ بَلَغَنِي أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ الْقُرَظِيَّ وُلِدَ فِي حَيَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ يُكْنَى أَبَا حَمْزَةَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
وَيُرْوَى هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ وَرَوَاهُ أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَفَعَهُ بَعْضُهُمْ وَوَقَفَهُ بَعْضُهُمْ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ سَمِعْت قُتَيْبَةَ يَقُولُ بَلَغَنِي أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ الْقُرَظِيَّ وُلِدَ فِي حَيَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ يُكْنَى أَبَا حَمْزَةَ
(TIRMIDZI – 2835) : Telah menceritakan
kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Abu Bakar
Al Hanafi telah menceritakan kepada kami Adl dlahhak bin Utsman dari
Ayyub bin Musa ia berkata; Aku mendengar Muhammad bin Ka’ab Al Quradli
berkata; Aku mendengar Abdullah bin Mas’ud berkata; Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membaca satu huruf
dari Kitabullah (Al Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan dan satu
pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tidak
mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf,
LAAM satu huruf dan MIIM satu huruf.” Selain jalur ini,
hadits ini juga diriwayatkan dari beberapa jalur dari sahabat Ibnu
Mas’ud. Abul Ahwas telah meriwayatkan hadits ini dari Ibnu Mas’ud,
sebagian perawi merafa’kannya (menyambungkannya sampai kepada Nabi) dan
sebaian yang lainnya mewaqafkannya dari sahabat Ibnu Mas’ud. Abu Isa
berkata; Hadits ini hasan shahih gharib dari jalur ini, aku telah
mendengar Qutaibah berkata; telah sampai berita kepadaku bahwa Muhammad
bin Ka’ab Al Quradli dilahirkan pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam masih hidup, dan Muhammad bin Ka’ab di juluki dengan Abu
Hamzah.
Sumber : Tirmidzi [sanadnya shahih]
Kitab : keutamaan Al Qur`an
Bab : Membaca satu huruf alquran dan ganjarannya
No. Hadist : 2835
Kitab : keutamaan Al Qur`an
Bab : Membaca satu huruf alquran dan ganjarannya
No. Hadist : 2835
Hadits kedua
حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ
الْحُلْوَانِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو تَوْبَةَ وَهُوَ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ يَعْنِي ابْنَ سَلَّامٍ عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ
سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ
قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ
الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ
الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِ عِمْرَانَ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ
أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ
أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ
وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
قَالَ مُعَاوِيَةُ بَلَغَنِي أَنَّ
الْبَطَلَةَ السَّحَرَةُ و حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ
الرَّحْمَنِ الدَّارِمِيُّ أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ حَسَّانَ
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّهُ
قَالَ وَكَأَنَّهُمَا فِي كِلَيْهِمَا وَلَمْ يَذْكُرْ قَوْلَ مُعَاوِيَةَ
بَلَغَنِي
(MUSLIM – 1337) : Telah menceritakan
kepadaku Al Hasan bin Ali Al Hulwani telah menceritakan kepada kami Abu
Taubah ia adalah Ar Rabi’ bin Nafi’, telah menceritakan kepada kami
Mu’awiyah yakni Ibnu Sallam, dari Zaid bahwa ia mendengar Abu Sallam
berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Umamah Al Bahili ia berkata;
Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah
Zahrawain, yakni surat Al Baqarah dan Ali Imran, karena keduanya akan
datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi
pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam
formasi hendak membela pembacanya. Bacalah Al Baqarah, karena dengan
membacanya akan memperoleh barokah, dan dengan tidak membacanya akan
menyebabkan penyesalan, dan pembacanya tidak dapat dikuasai (dikalahkan)
oleh tukang-tukang sihir.” Mu’awiyah berkata; “Telah sampai
(khabar) kepadaku bahwa, Al Bathalah adalah tukang-tukang sihir.” Dan
telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman Ad Darimi telah
mengabarkan kepada kami Yahya yakni Ibnu Hassan, Telah menceritakan
kepada kami Mu’awiyah dengan isnad ini, hanya saja ia mentatakan; “Wa
Ka`annahumaa fii Kilaihimaa.” dan ia tidak menyebutkan ungkapan
Mu’awiyah, “Telah sampai (khabar) padaku.”
Sumber : Muslim
Kitab : Shalatnya musafir dan penjelasan tentang qashar
Bab : Keutamaan membaca Al-Qur’an dan surat al Baqarah
No. Hadist : 1337
Kitab : Shalatnya musafir dan penjelasan tentang qashar
Bab : Keutamaan membaca Al-Qur’an dan surat al Baqarah
No. Hadist : 1337
Adapun yang kedua [dipelajari isi dan kandungannya] maka dalilnya adalah firman Allah:
Muhammad :24

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?
Terakhir, yang ketiga [diamalkan] maka dalilnya adalah hadits Nabi shallallahu’alaihiwasallam:
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ
حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى
أَنَّ زَيْدًا حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا سَلَّامٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي
مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ
تَمْلَأُ الْمِيزَانَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ
أَوْ تَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالصَّلَاةُ نُورٌ
وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ
أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَايِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا
أَوْ مُوبِقُهَا
(MUSLIM – 328) : Telah menceritakan
kepada kami Ishaq bin Manshur telah menceritakan kepada kami Habban bin
Hilal telah menceritakan kepada kami Aban telah menceritakan kepada kami
Yahya bahwa Zaid telah menceritakan kepadanya, bahwa Abu Sallam telah
menceritakan kepadanya dari Abu Malik al-Asy’ari dia berkata, “Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersuci adalah setengah dari
iman, alhamdulillah memenuhi timbangan, subhanallah dan alhamdulillah
keduanya memenuhi, atau salah satunya memenuhi apa yang ada antara
langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk,
kesabaran adalah sinar, dan al-Qur’an adalah hujjah untuk amal kebaikanmu dan hujjah atas amal kejelekanmu. Setiap manusia adalah berusaha, maka ada orang yang menjual dirinya sehingga membebaskannya atau menghancurkannya.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar